Anggap saja saya ini anjing
Anjing yang kelaparan dan merindukan tulang
Tulang yang tak dapat saya jilati meski saya terlalu
kelaparan
Bila memang tulang ku tersembunyi
Bisakah kamu menemani mencari
Meski mungkin raga mu tak dapat terhadiri
Saya tetap ingin ditemani
Bisa jadi tulangku telah merapuh
Meski kamu memaksa ku tetap menjadi tangguh
Tenang saja, aku berusaha tetap menjadi tulang belulang mu
Menjadi pasangan pada rusuk – rusuk mu
...
Tetap saja anggap saya anjing
Yang berkeliaran mencari
tuanya
Meski tau tuannya tidak akan datang – datang
Tapi ia tahu tuannya akan memberi tulang
Saya tetap seperti anjing meski saya susah dijinakan
Tetapi bukan berarti saya dapat diikat untuk menjinak
Saya hanya menunggu tulang pulang
Tulang rusuk
Tidak ada komentar:
Posting Komentar